Sistem informasi

emonev kotamobagu

eplanning kotamobagu

edatabase kotamobagu

ppas kotamobagu

Cuaca

Pengunjung

094744
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Seluruh Hari
47
85
132
400
1846
3694
94744

Perkiraan Hari Ini
72

16.08%
13.56%
11.87%
0.66%
0.08%
57.75%
Online (5 minutes ago):7
7 guests
no members

IP Anda:54.224.230.51

Lokasi Kami

pasar poyowa 20150810 222220KOTAMOBAGU - Memang tak seramai Pasar 23 Maret dan Pasar Serasi.
Terletak di Desa Poyowa Kecil, jauh dari pusat perbelanjaan. Namun hal yang mungkin tak didapatkan di dua Pasar ramai tadi yakni ketenangan dan kebersihan.
Di Pasar Poyowa Kecil semuanya tertata dengan baik. Tak ada yang sembarang memarkir kendaraan, tak ada pula yang saling kejar-kejaran dengan Sat Pol PP. Para penjualnya pun ramah.
Tak hanya itu satu hal lagi yang membuat perbedaan lebih terasa antara Pasar Poyowa Kecil dengan dua pasar ramai tadi yakni, melayani sampai 24 jam.
Saat pusat perbelanjaan mulai sepi dan akhirnya tutup, Pasar Poyowa Kecil tetap buka hingga pagi hari.
Para pedagang sudah punya jam shift antar sesama anggota keluarganya. Seperti yang dilakukan Rasid (42), saling bergantian menjaga kios sembako miliknya dengan istri tercinta.
"Kalau malam saya yang jaga. Nanti jam tiga pagi, istri saya yang datang berjualan," ujar pedagang yang dikenal dengan panggilan om barewo ini.
Diakui om barewo memang penghasilannya tak sebanding sewaktu dirinya berjualan di Pasar 23 Maret.
"Disana keuntungan saya banyak. Jumlahnya saya tak bisa sebutkan. Pokoknya lima kali lipat bahkan bisa lebih dibandingkan dengan berjualan disini," ujarnya.
Namun meski demikian ia mampu menghidupi istri dan ketiga anaknya. "Dua sudah Sekolah di SD, satu masih kecil," ungkapnya.
Pantauan Tribun Manado, Jumat (7/8/2015) hampir tengah malam, lampu-lampu kios tak dimatikan, pedagang tampak bercakap-cakap sesama pedagang, yang lainnya sibuk mengatur barang dagangannya untuk esok hari seperti mengisi minyak goreng dalam plastik dengan berbagai ukuran, memisahkan rica dengan batangnya, serta mengupas bawang.
Hal tersebut sengaja dilakukan sambil menunggu ada pembeli yang datang. Pantauan Tribun Manado sesekali pembeli datang silih berganti meskipun sudah tengah malam.
Kebanyakan dari mereka memerlukan barito untuk memasak menu tengah malam.
Satu diantara pembeli tersebut, Anas warga Poyowa Kecil. Menurutnya pasar di Desa tercintanya tersebut sangat membantu.
"Meskipun sudah larut malam, kami tak sulit mencari barito. Disini tersedia 24 jam," ujarnya.
Lanjutnya, selain buka 24 jam semua keperluan juga tersedia.
"Tadi saya sudah beli barito, minyak goreng, dan minyak tanah. Semuanya tersedia," ungkapnya.
Kepada masyarakat Kotamobagu yang memerlukan bahan-bahan seperti barito, minyak goreng, minyak tanah, penyedap masakan, sayur, dan sebagainya silahkan kunjungi Pasar Poyowa Kecil 24 jam buka. Para pedagangnya ramah-ramah, kondisi pasarnya juga bersih dan tertata.

(http://pemkotkotamobagu.tribunnews.com/2015/08/10/pasar-poyowa-kecil-kotamobagu-buka-24-jam)

isuzu cikarang isuzu cikarang bekasi jakarta isuzu giga isuzu giga isuzu giga isuzu elf isuzu panther Dealer Isuzu Bekasi Cibitung Cikarang isuzu elf isuzu giga elf sparepart isuzu kredit isuzu harga isuzu promo isuzu dealer isuzu isuzu isuzu mobil isuzu bekasi isuzu online isuzu kita promo isuzu promo isuzu isuzu giga isuzu panther isuzu elf paket umroh Resep Masakan Resep Masakan